6. Pelukan Meredakan Frustrasi
Kondisi sakit tentu tak nyaman, pasangan mungkin akan menjadi lebih manja, rewel, marah-marah, dan menuntut perhatian penuh terutama bila rasa sakit memuncak.
“Kondisi yang berbeda dari kondisi awal tubuhnya, tentu membuat seseorang tidak nyaman. Apalagi jika penyakitnya membuat dirinya menjadi tidak mandiri dan perasaan menjadi inferior.”
Ketika hal ini terjadi, ia pun berusaha beradaptasi dengan keadaan dirinya. Saat itulah ia mulai menjadi sensitif.
“Dia akan mudah marah, tapi juga seringkali sedih pada waktu yang bersamaan karena merasa menjadi beban pasangannya. Tidak hanya emosinya saja, tetapi ketika tubuhnya sedang merasa kesakitan dapat memengaruhi suasana hatinya.”
Tetaplah sabar dan cobalah menyelami perasaan pasangan tanpa terpengaruh emosi negatifnya. “Kuatkan hati, tetap tersenyum dan pandanglah wajahnya dengan sayang. Bicaralah dengan nada lembut yang menenangkan agar emosi pasangan mereda.”
Atau, lanjut psikolog yang akrab dipanggil Ade ini, jika memungkinkan peluklah pasangan. “Karena pelukan dapat berdampak baik pada kesehatan tubuh manusia. Dengan pelukan dan sentuhan hangat dari orang terkasih, tentu akan lebih menenangkan emosi pasangan yang sedang sakit.”




