Jangan mudah terpengaruh
Terkadang, kamu gampang tergiur dengan diskon ataupun promo yang sedang diselenggarakan oleh pihak vendor. Kamu harus tahu dulu seluk beluk vendor yang akan bekerja sama denganmu. Kamu jangan pula mudah terpengaruh dengan televisi yang menayangkan pesta-pesta pernikahan ala artis.
Kamu harus tahu kemampuan biaya yang kamu miliki. Kamu harus tahan dengan segala godaan yang ada menjelang pernikahanmu. Kamu harus memiliki konsepmu sendiri. Dalam merencanakan pernikahanmu, pasti akan banyak keluarga dan teman yang terlibat bukan?
Mereka memiliki konsep mereka masing-masing. Dan terkadang kamu juga malah mengikuti konsep mereka. Kamu harus teguh! Tentukan konsepmu sendiri tanpa ikut campur orang lain. Yang memiliki acara adlah kamu, bukan temanmu. Jadi, buatlah gayamu sendiri.
Rencanakan jauh-jauh hari
Ketika kamu memiliki rencana untuk menikah, pastikan bahwa kamu merencanakannya dalam waktu yang jauh hari sebelum hari H. kamu bisa merencanakannya sekitar setahun atau 6 bulan sebelum jatuh hari H. ingat, yang kamu urus bukan hanya kamu dan pasanganmu. Jadi kamu memang harus merencanakannya jauh hari. Jangan mendadak, karena dapat mempersulitmu dan yang pasti dapat membuatmu stress.
Perkirakan berapa tamu yang akan datang
Kamu harus mengetahui siapa saja yang akan kamu undang. Siapa tahu kan akan ada penyusup? Kamu bisa menggunakan system membawa undangan ketika sampai di lokasi. Sehingga semua undangan terdata dan memang terdaftar sebagai tamumu.
Kamu bisa memperkirakan berapa jumlah tamu yang akan kamu undang. Mungkin teman kerjamu, teman kuliahmu, atau mungkin teman-temanmu yang lainnya. Jangan lupa juga, undang teman-teman pasanganmu. Bila kamu ingin pernikahanmu terkesan eksklusif dan tertutup, kamu bisa mengundang keluarga besarmu dan pasanganmu.
Serta teman-teman yang paling dekat denganmu dan pasanganmu. Selain itu, kamu juga harus mengetahui berapa kapasitas dari besarnya ruang lokasi pernikahanmu untuk menampung tamu-tamumu.
Kamu juga harus mengetahui berpa biaya bila kamu mengundang sekian orang. Kamu juga harus memikirkan catering bukan? Dan yang pasti souvenir. Jadi pikirkan dulu akan berapa jumlah tamu yang akan kamu undang.
Sudah siap menikah?
Hal yang harus kamu pertimbangkan, bahkan yang paling penting adalah, kesiapanmu dalam menikah. Kamu harus benar-benar tahu bahwa kamu sudah siap untuk memiliki keluarga. Siapkan hati, pikiran dan mental untuk merencanakan pernikahan. Jangan sampai rencana tinggal rencana.
Kamu harus tahu bagaimana kondisimu. Bila belum siap, kamu bisa merencanakan pernikahanmu untuk beberapa tahun ke depan. Tapi yang terpenting, pastikan bahwa kamu dan pasangan siap untuk menikah kelak.
Menikah memang bukan hal yang mudah. Tetapi juga bukan hal yang sulit. Bila kamu bisa merencanakan pernikahanmu dengan baik, kamu pasti tidak akan merasa sulit dan kebingungan. Rencanakan dari sekarang! Pastikan semua ada di jalurmu. Selamat menikah!
Oleh: Devita Putri Mardyanti






