Pertimbangkan dari segala aspek
Aspek pertama yang harus kamu pertimbangkan adalah, pasanganmu. Pastikan dulu kamu memiliki pasangan untuk diajak menikah. Yang pasti yang direstui oleh kedua orang tuamu dan orang tua pasanganmu. Bila kamu tidak ada pasangan, dengan siapa kamu akan menikah? Yang kedua, dari aspek keuangan.
Apakah kamu memiliki dana yang cukup untuk menyelenggarakan pernihanmu kelak? Atau kamu sedang ingin meniti karirmu? Atau kamu sedang akan mencari kerja? Pikirkan dana yang ada sehingga cukup untuk meminang pasanganmu.
Bila kamu sudah menentukan kapan kamu akan menikah, pastinya kam
u harus tahu mulai kapan kamu mengumpulkan danamu, dan kamu juga harus bisa pintar-pintar menyisihkan uangmu untuk persiapan pernikahanmu.
Ketika kamu sudah menikah kelak, akan ada yang namanya tagihan listrik, tagihan air, uang untuk makan sehari-hari, uang untuk membayar ini dan itu. kamu harus benar-benar memikirkan bagaimana kelak kamu akan menghidupi keluargamu.
Kamu juga harus mengerti tentang keadaan keluarga kalian satu sama lain. Bisa saja keluargamu tidak setuju? Pertimbangkan pula kesediannya untuk menjadi pasanganmu kelak. Kamu dan pasanganmu haruslah sama-sama mau untuk mengurusi pernikahanmu.
Ajak pasanganmu untuk ikut mempersiapkan pernikahan kalian
Jangan kamu melulu yang menentukan ini itu. Ajak pasanganmu untuk ikut bergabung memikirkan apa yang akan kalian persiapkan. Ajak pasanganmu untuk memilih baju pengantin, catering mana yang akan dipakai, menikah di tempat mana, menggunakan tradisi apa, dan lain-lain. Libatkan pasanganmu untuk menentukan hari pernikahan kalian juga.
Jangan membuat dirimu dominan. Selain akan membuat pasanganmu kecewa, kamu juga dapat menyinggung perasaan keluarga pasanganmu, karena akan dianggap tidak menghargai pasanganmu. Ketika akan memutuskan tentang pernikahanmu, pasti kamu dan pasanganmu mengalami perselisihan.
Misalkan kamu ingin menyelenggarakan pernikahanmu di sebuah gedung, tetapi pasanganmu ingin di outdoor, atau kamu ingin menggunakan catering yang ini, tetapi pasanganmu ingin yang itu, kamu ingin memakai tradisi yang sana, pasanganmu ingin memakai tradisi yang sini.
Yang namanya menyatukan dua kepala memang susah. Oleh sebab itu, lebih baik kamu juga mengajak temanmu yang terdekat untuk meminta penilaiannya.






