Suka Membantah Pada Ibu
Jangankan membantah bilang “ahh” di depannya saja sudah menyakitkan hatinya. Beliau itu tidak ingin melarangmu cuma pengen kamu itu tidak kenapa-napa. Ya itulah kita yang sering salah tanggap dengan maksud dan tujuannya. Padahal niatnya aja baik, kitanya aja yang takut dilarang.
Pikir lagi deh saat Ibunda sedang berbicara, coba dengarkan baik-baik lalu dicerna barulah kamu bisa berbicara. Kan kalau gini suasananya jadi adem ayem tentrem. Gak ada yang namanya membantah lagi. Kalau misal itu bertentangan dengan keinginanmu sebaiknya beri dia penjelasan dengan kata-kata yang mudah dimengertinya.
Maunya Makan Ditraktir Mulu Sama Pacar
Gak malu nih terus-terusan dibayarin sama pacar. Ingat makanmu itu gak sedikit, perutmu itu kan kayak karet. Selalu merasa lapar dimanapun berada, dikit-dikit bilang “sayang aku laper, pengen makan bakpao”. Please deh dia itu pacarmu bukan kakakmu yang punya uang banyak.
Gak malu apa dilihatin semua orang. Apa kata temenmu nanti kalau kamu ketahuan kayak gitu. Gengsi dan malu berat ya bro… bisa-bisa kamu diketawain dan jadi bahan tawaan. Pasti rasanya gak enak banget dalam posisi kayak ini.
Kalau mau makan bayar sendiri dong








