Kenakan pakaian yang cocok untuk kamu.

Kamu tidak perlu menjadi desainer untuk menunjang penampilanmu agar seperti pria sejati. Pria sejati tau bagaimana dirinya dan tau bagaimana memilih pakaian yang cocok. Tidak harus mahal dan bermerek.
Kamu cukup memadumadankan pakaian yang sudah ada di dalam lemari kamu. serta yang paling penting kamu harus menyesuaikan pakaian kamu pada tempat dan situasi tertentu. jangan memakai pakaian kantor saat tidur, atau jangan menggunakan pakaian tidur saat pesta. Pertimbangkan juga warna dan coraknya. Berpakaian yang sesuai membuat kamu terlihat cerdas dan rapi.
Kamu perlu punya celana dengan warna-warna netral untuk bisa kamu padukan dengan pakaian apapun, pilihlah beberapa bahan celana dengan beberapa warna yang netral.
Perbanyaklah pakaian yang sekiranya akan kamu gunakan lebih sering. Mungkin jika kamu adalah seorang pemandu wisata, perbanyaklah koleksi pakaian kasual. Atau kamu adalah pria sejati yang menghabiskan harimu dengan bekerja di kantor, kamu perlu membeli lebih banyak kemeja.
Untuk melengkapimu berpenampilan layaknya pria sejati, kamu perlu memiliki beberapa sepatu. Pria mungkin ingin memiliki tiga dan lima jenis sepatu pada waktu tertentu: sepatu formal (untuk bekerja dan / atau acara-acara besar), sepatu tenis, sepatu bot, sepatu kasual. Jika kamu memiliki beberapa sepatu dengan jenis yang berbeda itu akan memudahkan kamu memadu madankan dengan pakaianmu.
Berhenti melakukan hal bodoh yang kelihatannya keren, tapi merusak diri
Rata-rata pria ingin terlihat lebih maskulin, atau lebih macho dengan mencoba merokok, minum-minuman keras, atau bahkan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Ingat poin diatas sebelumnya, bahwa pria sejati adalah pria yang menghargai dirinya sendiri, dia juga tidak bergantung dengan apapun untuk menopang hidupnya.
Pria sejati sadar hal-hal yang membahayakan hidupnya tanpa perlu mencobanya.
Kadang –kadang lingkunganlah yang memang memaksa kamu untuk melakukan tindakan yang buruk. untuk itu pilihlah teman dan lingkungan yang membawamu ke arah yang lebih baik. Pergaulan yang salah akan mempertemukan mu dengan sebuah masalah yang sulit untuk kamu akhiri. Karena terjebak pertemanan yang salah biasanya karena suatu kenyamanan yang disuguhkan.
Dan parahnya kenyamanan tersebut adalah kenyamanan yang sesaat. Akan berbahaya jika kamu terjabak dalm lingkungan yang demikian. pandai-pandailah untuk memilih teman. Masih ingat kata kata bahwa “jika kamu bergaul dengan tukang penjual minyak wangi, kamu akan tertular keharumannya”.
Sama halnya dengan jika kamu berteman dengan pemabuk, kamu bukan hanya akan tertular bau busuk minumannya, tapi lebih kompleks dari itu. Pergaulan yang buruk, dan yang paling parah adalah tertular masa depan yang buru. Pria sejati tidak menginginkan hal itu terjadi pada dirinya.
Sering kali lelaki remaja belajar dengan seorang yang lebih tua tentang cara terbaik menjadi seorang pria sejati. Karena seorang remaja hanya hidup di masa lalu dan di masa kini. Dia belum pernah mencoba atau melihat masa depan. Belajar dari orang yang lebih tua adalah suatu tindakan yang tepat.
Memang tidak semua orang tua mempunyai pengalaman yang baik. kamu harus pintar-pintar menyaring semua itu. Buang cerita masa lalu yang buruk dari seorang tua yang kamu jadikan rujukan, dan ambil sisi positifnya.
Mungkin kamu pernah mendengar istilah “orang tua sudah sering makan asam garam”, jangan disalah artikan bahwa mereka benar-benar makan asam dan garam. Asam dan garam melambangkan pengalaman yang telah dilalui. So…untuk menjadi pria sejati jangan ragu untuk bertanya suatu hal kepada seorang yang lebih tua. Dia yang lebih tua bisa jadi ayahmu, kakekmu, kakakmu atau paman kamu.
Seorang yang lebih tua juga pandai merencanakan masa depan. Meskipun jamanmu sudah tidak relevan lagi dengan rencana yang dipakai orang yang lebih tua tersebut, tapi tidak ada salahnya jika kamu belajar cara merencanakan masa depan yang baik pada beliau. Banyak nilai-nilai dan tips-tips tersembunyi yang mereka simpan, dan tidak kamu ketahui. Hal-hal sepele yang sebenarnya sangat berguna bagi kehidupan kamu dimasa kini maupun di masa yang akan datang.







